Jepang adalah sebuah Negara maju
yang berada di Asia Timur. Negara yang dikenal sebagai Negeri Sakura ini memang
mengagumkan. Selain sudah maju, negara ini juga terkenal dengan kecanggihan-kecanggihan
teknologinya. Aku sendiri sudah mengagumi Negara ini sejak kecil. Eh. . .
jangan salah persepsi ya. Ketika aku bilang mengagumi, bukan berarti mencintai.
Jika masalah mencintai,ya Indonesia
tanah air yang selalu di hati. Jadi, mengagumi Negara lain bukan berarti tidak
mencintai Negara sendiri. Melainkan aku hanya ingin belajar moral-moral positif
dari Negara yang aku kagumi tersebut. Kan bagus kalau kita bisa menerapkan apa
yang kita pelajari dari Negara tersebut di Negara kita sendiri. Ya siapa tau
Negara kita jadi ikut maju seperti Negara Jepang tersebut.
Negara yang notabenya mayoritas
sebagai pemeluk non islam dan merupakan Negara yang dikenal sebagai penyembah
matahari, ternyata memiliki banyak sisi positif. Bila mendengar kata Jepang,
mungkin yang ada dalam benak kita adalah Negara yang identik dengan hal-hal
yang berbau porno, dengan kebudayaan-kebudayaan yang tak sesuai dengan Negara
kita, dan lain sebaginya.
Namun yang perlu kita ketahui,
Negara Jepang sangat terkenal dengan kedisiplinannya. Masyrakat Jepang sangat
menghargai yang namanya waktu. Dalam dunia kerja, sekolah, hingga bahkan
penumpang kereta pun juga diatur kedisiplinannya. Jika terlambat sebentar saja,
sudah pasti ada hukuman atau sanksi yang harus diterima. Saya pernah membaca
sebuah berita di internet, ada seseorang yang telat dan ketinggalan kereta yang
ingin ia tumpangi. Lalu seseorang itu disuruh untuk membut semacam surat pernyataan
bahwa ia sudah telat. Sungguh, tegas sekali bukaan ? Coba kalau di Indonesia,
pasti sudah masa bodoh dengan hal seperti ini.
Di Jepang juga terkenal sebagai
Negara yang bebas polusi. Bagaimana tidak, kendaraan bermotor saja di sana
jarang. Rata-rata penduduk Jepang jika mau bepergian jarak jauh, mereka
menggunakan kereta umum. Sedangkan untuk jarak yang cukup dekat, mereka cukup
jalan kaki. Apa mereka tak punya kendaraan
pribaadi ? ya jelas punya lah. Tapi rata-rata kendaraan pribadi yang
mereka miliki adalah sepeda kayuh. Hal ini karena apabila masyarakat Jepang
ingin memiliki mobil sendiri, maka harus siap untuk mengeluarkan banyak uang. Masyarakat
Jepang jarang sekali yang memiliki garasi sendiri. Jadi, apabila mereka ingin
memiliki mobil pribadi ya harus siap membayar mahal untuk parkir mobil mereka
Mungkin itu sebabnya, masyrakat Jepang lebih memilih kendaraan pribadi berupa
sepeda kayuh. Nah, kebayang kan bagaimana nyamannya berjalan di Jepang yang
bebas polusi. Berbanding terbalik dengan Negara Indonesia. Bepergian jarak
dekat saja, sudah memakai sepeda motor. Bagaimana Indonesia tidak menjadi
Negara penghasil polusi yang cukup tinggi. Bahkan katanya kalau lagi
jalan-jalan di Jepang, pukul 11 siang pun masih terasa seperti pukul 6 pagi kalau
di Indonesia. Wow. . . amazing :-D
Selain itu Jepang juga terkenal
dengan masyaraktnya yang ramah, sopan, suka menolong sesama, ikhlas menolong orang lain, rajin menabung, jujur
dan lain-lain. Bahkan rasa toleransi masyarakat Jepng juga sangat tinggi lho. Seorang
teman pernah bercerita. Meskipun di daerahnya yang memeluk agama Islam hanya 2
orang, tetapi mereka disediakan tempat sholat yang cukup luas lho. Wow. . . Respect
(y). Hem. . . rasanya pengen sekali, suatu saat aku bisa ke sana. Eh bukan
untuk sekedar travelling atau bersenang-senang di sana lho. Bukan pula untuk
bekerja. Loh kenapa ?? Kalau tujuannya cuma buat bekerja, ngapain harus
jauh-jauh ke Jepang. Padahal kalau bekerja di Jepang, nggak boleh pulang ke Indonnesia selama masih kontrak. Boleh
pulang, asal dengan dua alasan, kalo enggak bapak ya ibunya ada yang meninggal.
Wah. . . apa-apaan ya. :-D Terus ngapain dong ?? ya belajar lah !!!
Udah banyak juga lho warga
Indonesia, bahkan tetanggaku sendiri juga ada yang dapat beasiswa kuliah ke
Jepang. Wah. . . hebat ya (y). Mungkin ini sekedar mimpi bocah kecil yang
otaknya masih pas-pasan :-D. Berharap bisa belajar ke Jepang, lalu menerapkan
ilmu yang sudah dipelajarinya untuk masyarakat Indonesia. Yaa seperti apa yang
aku katakana tadi. Sebenarnya nggak ada yang gak mungkin sih. Asal aku mau
berusaha lebih dan terus berdoa kepada Allah. Hmmm. . . Jepang is awesome (y) :-)