Rabu, 06 Januari 2016

“BELAJAR OTODIDAK”





Saya berkali-kali mengatakan, ilmu tidak hanya didapat dari pendidikan formal saja. Ilmu bisa kita dapat dari mana saja. Tempat untuk menuntut ilmu bukan hanya di sekolah, di kampus, di lembaga pendidikan informal atau semacamnya. Tapi, kita juga bisa belajar banyak hal di mana saja. Itulah yang membuat saya termotivasi untuk terus belajar. Jujur, meskipun kuliah adalah cita-cita saya, tapi saat ini saya belum berkesempatan akan hal itu. Ya. . . kan nasib orang berbeda-beda. Ada yang setelah lulus SMA langsung bisa kuliah, ada yang harus bekerja lebih dulu, bahkan ada yang tidak berkesempatan untuk kuliah. Nah. . . termasuk yang manapun kalian, tak ada alasan untuk tidak belajar. 

Itu yang saya lakukan sekarang. Meskipun saya sekarang bekerja, bukan berarti saya tidak tau apa-apa. Setiap kali saya memiliki waktu luang atau hari libur, saya akan memanfaatkan waktu tersebut untuk belajar. Kebetulan penghasilan saya juga pas-pasan, jadi tidak memungkinkan kalau saya harus ikut bimbingan di lembaga-lembaga pendidikan informal apalagi sampai memanggil guru privat. Lantas ??? Ya, saya belajar sendiri.  Atau lebih dikenal dengan istilah belajar otodidak. 

Banyak cara untuk belajar secara otodidak. Kita bisa membaca buku. Atau, sekarang semua kan serba mudah. Kita bisa browsing-browsing di internet. Kita mau cari apa aja, mau nanya apa aja, pasti google siap menjawabnya. Tapi saya biasanya lebih senang membaca buku daripada browsing di internet. Ya mungkin karna minus mata saya sudah terlalu banyak, jadi mata saya cepat lelah kalau harus terlalu lama menatap layar monitor atau layar HP. Tapi juga banyak kok yang lebih suka browsing di internet. Ya, semua itu kan tergantung diri masing-masing. Belajar itu tidak dibatasi oleh cara, waktu, dan  juga tempat.

Terkadang dalam keadaan yang serba terbatas, kita dituntut untuk menjadi orang yang kreatif. Belajar secara otodidak merupakan salah satu contohnya. Kenapa saya mengatakan belajar otodidak itu kreatif ? Begini alasannya :

1. Meskipun tidak memiliki biaya untuk kuliah, untuk memanggil guru privat, atau mengikuti lembaga pendidikan informal, tetapi orang otodidak masih bisa belajar sendiri. 
2. Belajar otodidak tidak menuntut untuk menjadi orang yang banyak bertanya. Setiap kali ada hal yang tidak dimengeti, orang yang belajar otodidak pasti berupaya mencari tau sendiri jawabannya. 
3. Mereka yang belajar otodidak tidak membatasi ilmunya. Mereka sering kali mengkaitkan dan mengombinasikan ilmu yang mereka pelajari dengan ilmu lainnya. 
4. Biasanya orang yang belajar otodidak, sembari ia belajar teori juga dibarengi dengan prakteknya. Tidak seperti mereka yang belajar dengan pembimbing. Mereka harus terlebih dahulu mempelajari teori yang dijelaskan oleh pembimbing, baru mempraktekkannya. 
5. Rasa ingin tahu orang yang belajar otodidak itu sangat tinggi. Sedangkan rasa ingin tahu kan juga mempengaruhi kreatifitas. Jadi jelas kan kalau orang otodidak sudah pasti kreatif. 
6.  Dan masih banyak lagi alasan lainnya.

Yang terpenting dalam belajar otodidak adalah, harus lebih banyak bersabar dan tidak mudah putus asa. Bukannya apa, segala sesuatu yang memiliki kelebihan, pasti kan juga ada kekurangannya. Nah, termasuk juga dengan belajar otodidak. Belajar otodidak biasanya membutuhkan waktu  yang cukup lama. Itu alasan kenapa orang yang belajar otodidak  harus memiliki kesabaran yang tinggi. Selain itu, orang yang belajar  otodidak biasanya juga lebih banyak gagalnya. Ya makhlum sih, kan mereka harus belajar sendiri tanpa pembimbing. Tapi, saran penulis buat yang mau belajar otodidak jangan pernah menyerah ya. Percayalah, tiada usaha yang mengkhianati hasil. Semangatttt. . . . :-)

Yang jadi masalah adalah seringkali adanya diskriminatif. Orang yang belajar otodidak seringkali dianggap  orang yang ngawur. Ya mungkin karena mereka belajar tanpa  seorang pembimbing. Seringkali juga orang yang belajar otodidak diremehkan kemampuannya. Padahal, sekarang ini sudah banyak orang yang hebat dan berhasil karena belajar otodidak. Pernah dengar kan orang yang tidak bergelar sarjanapun, tapi  berkat belajar otodidak ia bisa menjadi seorang manajer, bos dan lain sebagainya. So, memang, orang yang belajar otodidak kemampuannya sudah tidak bisa lagi diragukan.
Eitttssssss. . . jangan lupa berdoa ya sebelum belajar. Allah Yuftah Alaikum :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar